Candi Plaosan

posted in: Tempat Wisata | 0
Share ya

Candi Plaosan. Anda tidak usah tergesa-gesa kembali ke penginapan selesai berkunjung ke Candi Prambanan, karena tak jauh dari candi Hindu paling cantik didunia itu anda akan menjumpai candi-candi lain yang sama menariknya. Melaju ke utara sejauh 1 km, anda bakal menjumpai Candi Plaosan, suatu candi yang di bangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramudyawardani. Terdapat di Dusun Bugisan Kecamatan Prambanan, arsitektur candi ini adalah kombinasi Hindu serta Budha.

candi-plaosan-wisatajogjamurah

Kompleks Plaosan dibagi jadi 2 grup, yakni Candi Plaosan Lor serta Candi Plaosan Kidul. Ke-2 candi itu mempunyai teras berupa sisi empat yang dikelilingi oleh dinding, tempat semedi berupa gardu dibagian barat dan stupa di segi yang lain. Lantaran kesamaan itu, maka kenampakan Candi Plaosan Lor serta Kidul nyaris sama bila diliat dari jauh hingga hingga saat ini Candi Plaosan juga kerap dimaksud candi kembar.

Bangunan Candi Plaosan Lor mempunyai halaman tengah yang dikelilingi oleh dinding dgn pintu masuk di samping barat. Di bagian tengah halaman itu ada pendopo memiliki ukuran 21, 62 m x 19 m. Di bagian timur pendopo ada 3 buah altar, yakni altar utara, timur serta selatan. Deskripsi Amitbha, Ratnasambhava, Vairochana, serta Aksobya ada di altar timur. Stupa Samantabadhara serta profil Ksitigarbha ada di altar utara, sesaat deskripsi Manjusri ada di altar barat.

Candi Plaosan Kidul juga mempunyai pendopo dibagian tengah yang dikelilingi 8 candi kecil yang terdiri jadi 2 tingkat serta masing-masing tingkat terbagi dalam 4 candi. Ada juga deskripsi Tathagata Amitbha, Vajrapani dgn atribut vajra pada utpala dan Prajnaparamita yang dianggap untuk “ibu dari seluruhnya Budha”. Sebagian gambar lain tetap dapat didapati tetapi tak pada tempat yang asli. Profil Manujri yang menurut seseorang ilmuwan Belanda bernama Krom cukup penting dapat juga didapati.

Sisi Bas relief candi ini mempunyai deskripsi unik pria serta wanita. Ada seseorang pria yang digambarkan tengah duduk bersila dgn tangan menyembah dan profil pria dgn tangan vara mudra serta vas di kaki yang dikelilingi enam pria yang lebih kecil. Seorang wanita ada yang digambarkan tengah berdiri dgn tangan vara mudra, sesaat di sekitarnya ada buku, pallet serta vas. Krom memiliki pendapat bahwasanya profil pria wanita itu yaitu deskripsi patron suporter dari dua wihara.

Semua kompleks Candi Plaosan mempunyai 116 stupa perwara serta 50 candi perwara. Stupa perwara dapat diliat di semua segi candi utama, demikian juga candi perwara yang ukurannya lebih kecil. Apabila jalan ke sisi utara, anda dapat lihat bangunan terbuka yang dimaksud Mandapa. Dua buah prasati dapat juga didapati, yakni prasasti yang diatas keping emas di samping utara candi utama serta prasasti yang ditulis diatas batu di Candi Perwara baris pertama.

Satu diantara kekhasan Candi Plaosan yaitu permukaan teras yang halus. Krom memiliki pendapat teras candi ini tidak sama dgn teras candi lain yang di bangun di saat yang sama. Menurut dia, hal semacam itu berkenaan dgn manfaat candi saat itu yang disangka untuk menaruh teks-teks kanonik punya beberapa pendeta Budha. Sangkaan lain yang datang dari beberapa ilmuwan Belanda, bila jumlah pendeta di lokasi itu sedikit maka barangkali teras itu dipakai untuk suatu wihara (tempat beribadah umat Budha).

Bila memandang seputar candi, anda bakal tahu bahwasanya Candi Plaosan sesungguhnya adalah kompleks candi yang luas. Hal semacam itu bisa diliat dari ada pagar keliling selama 460 m dari utara ke selatan dan 290 m dari barat ke timur, juga interior pagar yang terdiri atas parit selama 440 m dari utara ke selatan serta 270 m dari barat ke timur. Parit yang membuat sisi interior pagar itu dapat diliat dgn jalan ke arah timur melalui segi tengah bangunan bersejarah ini.

Alamat: Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Prambanan, Jawa Tengah 57454, Indonesia

Referensi Artikel : yogyes.com

Mau Booking Hotel, Cari Tiket Pesawat atau Kereta? Disini aja..

Leave a Reply